Kamis, 16 April 2015
bengkelsastra.net/blog
Suatu karya sastra tercipta tidak dalam kekosongan sosial budaya,
artinya, pengarang tidak dengan tiba-tiba mendapat berkah misterius,
kemudian dengan elegannya mencipta suatu karya sastra. Suatu karya
sastra tercipta lebih merupakan hasil pengalaman, pemikiran, refleksi,
dan rekaman budaya pengarang terhadap sesuatu hal yang terjadi dalam
dirinya sendiri, dan masyarakat
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar