Minggu, 22 Mei 2016

try

Di bawah ini editing dari buku bacaan yang menarik untuk di baca, renung, atau buat menambah pemahaman. Buku jenis How to yang terbit tahun 1988 dari penerbit “ANGKASA” Bandung, ditulis oleh Henry Guntur Tarigan.  Sebuah “kata pengantar” yang ditulis sendiri dalam buku itu, di dalamnya seolah dipertegas dengan sindiran kecil di akhir paragraph dengan mengatakan,”Kita harus sadar, bahwa neraka yang paling mencekam dalam kehidupan adalah, tiadanya kemerdekaan bebicara, seperti yang pernah dijalankan oleh kaum penjajah kepada para pejuang kemedekaan dalam sejarah bangsa kita”.  Di pungkiri atau tidak, sungguh kememangan bawasnya ‘berbicara’ adalah sebuah daya yang ampuh untuk sebuah pemersatu. 
            Ngomongin berbicara secara kekeluargaan,  disitu, tak ada dari kegiatan manusia yang lebih menyenangkan daripada hiburan atau pertunjukkan kelompok. Berbicara secara kekeluargaan, di dalamnya terdapat suatu yang menggembirakan yang dapat dinikmati bersama, serta dapat meninggalkan kesan yang senang secara pribadi.

Pengalaman-pengalaman manusia diperkuat serta ditingkatkan dengan jalan menceritakannya kepada orang lain. Tak ada wadah lain yang lebih sesuai untuk maksud-maksud seperti ini 

Kamis, 05 Mei 2016

Soal dari Pak Eko


1. Apa definisi dari tema masing2 tugas Anda!
2. Sebutkan pandangan tokoh yg anda angkat sesuai tema dari tugas Anda, sebutkan tiga saja!
3. Apa kritik Anda terhadap tema tugas tersebut? Uraikan alasan Anda!
4. Apa hubungan tema Anda terhadap mahasiswa pendidikan agama islam?
5. Apa manfaat Anda belajar Tasawuf, sebutkan tiga saja!