Minggu, 04 Juni 2017

Festival Film Cannes

Mouly, aku ingin melihat wajahmu dari dekat.
Juga, oh! "Marlina" kau adalah film ke-7 yang di tonton oleh mereka-mereka; orang-orang berkulit putih, rambut pirang, berbadan tegap, dan tinggi-tinggi. Aku bangga denganmu oh, "Marlina; Si Pembunuh dalam Empat Babak".
Tapi sampai sekarang, (ingin sekali) aku pun belum pernah melihat enam film dari pendahulumu yang sudah di kenal dan berhasil di putar dan dinikmati oleh mereka.
Oh, Marlina. Termasuk kau Marlina, keberadaanmu di sana (musti) patut menjadi penyemangat para sineas agar mampu berkarya lebih baik; membuat film-film yang bagus, bermutu, serta mampu mengangkat nama Indonesia dan sineasnya.
Benar apa katamu Mouly, "Film bukan sekedar produk bisnis, melainkan produk kebudayaan".
Dan untuk Cannes. O Cannes, bagaimana rasa pasir pantaimu? Bagaimana (rasanya) jika kujejalkan kaki telanjangku?
Menghirup udara dan menikmati ombakmu, atau kuselami air jernih hangat dan terik mataharimu?

Tidak ada komentar :

Posting Komentar