Selasa, 21 Februari 2017

Upah 30 Ribu dan Obrolan Cak Sul di Kedai Kopi

Selasa pagi, 21 February.
Iqomah subuh belum terdengar. Pak Milal masih salat sunnah dan satu dua jamaah yang baru tiba juga tengah mengerjakan salat sunnah. Ia tidak salat sunnah. Ia juga melihat Pak Khamim datang langsung duduk. Itu berarti, beliau dari rumah sudah salat sunnah.
Begitu selsai wudhu sembari memakai kopya, ia berjalan masuk, pelan-pelan berdiri di belakang Pak Milal, lalu dengan suaranya yang serak sehabis bangun tidur, sedikit pelan namun terdengar tegas, ia beriqamat.
Begitu turun subuh, bukannya ngaji atau melakukan aktivitas lain supaya tidak tidur lagi setelah salat, malah hanyut lagi ke alam bawah sadar. Ia memang pemalas. Suka molor. Ia memutuskan masuk kembali ke kamar dan matanya tiba-tiba terasa berat ingin mengatup karena tak kuat lagi mata meneruskan cerita dalam buku yang membutuhkan kecermatan ekstra, kesungguhan serta kesadaran penuh agar konsen mengikuti setiap alur teks dalam

Tidak ada komentar :

Posting Komentar