Jumat, 23 Juni 2017

Kau Di antara Sesaknya Jalan

KAU DI ANTARA SESAKNYA JALAN
..

Malam menanggalkanku
Melenyapkan kegairahan ingin dan mauku
Melihatmu aku resah dan bosan
Hilir mudik wajah ayu di mana-mana.

Hiruk pikuk jalan ini. ..

Ke mana aku melaju, kau datang dari depan, lalu menghilang begitu saja.
Sungguh mengapa! Mengapa dada merinding salah tingkah karena mengingini. Mengapa hanya sekejap aku melihatmu?
Inginku menggebu mengingini.
Ingin ku dekap. Ku lumat. Ku padang
Dan kuhirup wangimu.

Tapi aku tak bisa memilih.
Aku diperdaya oleh malam. Malam yang menanggalkanku. Malam yang memberikanku rasa payau nikmat tapi tetap pahit.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar