"Asumsi belaka, tak ubahnya kesan indera belaka. Pikiran dan akal. Apa-apa yang di alami dan di rasa. Apa bedanya. Seputar yang dirasakan saja. Apa-apa yang diserap, menimbulkan kesan-kesan."
"Padaku itu lupa selalu terjadi. Waktu aku menyia-nyiakan waktu. Selalu terjadi itu padaku"
Hati membatin ini bukanlah pagi. Ini masih malam. Buktinya, langit masih gelap.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar