Minggu, 05 November 2017

Puisi

"Asumsi belaka, tak ubahnya kesan indera belaka. Pikiran dan akal. Apa-apa yang di alami dan di rasa. Apa bedanya. Seputar yang dirasakan saja. Apa-apa yang diserap, menimbulkan kesan-kesan."

"Padaku itu lupa selalu terjadi. Waktu aku menyia-nyiakan waktu. Selalu terjadi itu padaku"

Hati membatin ini bukanlah pagi. Ini masih malam. Buktinya, langit masih gelap.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar